Oleh: Hidayat Tri Sutardjo
Mengisi liburan akhir tahun 2024 ini, pengurus daerah MES Kota Bekasi melaksanakan Muhibah Akhir Tahun ke Pesantren Entrepreneur Kiai Demak Purwakarta pada Rabu (25/12/2024). Peserta Muhibah kali ini adalah Abdul Khoir beserta keluarga, Moh. Asnawi beserta keluarga, Dhany Wahab beserta keluarga, Lili Fadly Muhammad, Agus Supriyanto, Hidayat Tri dan M. Tsaqib Idari.
Seperti diketahui bahwa, pendidikan entrepreuner sebagai suatu bentuk upaya pengubahan pola pikir, kebiasaan dan tingkah laku seseorang untuk dapat berfikir kreatif-inovatif dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan di kemudian hari. Begitu pun, dengan Pesantren Entrepreuner Kiai Demak sebagai lembaga pendidikan Islam yang mempunyai visi dan misi membentuk santrinya menjadi wirausaha handal, memiliki moral dan akhlaq yang baik.

Konsep Pesantren Entrepreneur Kiai Demak ini adalah pesantren yang menggabungkan kegiatan dakwah dan wirausaha, dengan tujuan meningkatkan jiwa kewirausahaan pada peserta didiknya. Oleh karenanya, Pesantren ini bertujuan; (a) memberikan kemampuan kewirausahaan kepada santri agar mereka tidak hanya kompeten dalam bidang agama, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi (b) membantu menciptakan entrepreneur dari kaum santri yang dapat memberikan andil besar dalam kehidupan ekonomi.
Pendiri dari Pesantren Entrepreneur Kiai Demak adalah Prof. Dr. Drs. H. Ahmad Syafi’i Mufid, MA yang lahir di Demak pada 4 Juli 1950. Seorang yang telah malang melintang di berbagai organisasi dan institusi. Di lingkungan Kemenag, selain berpofesi sebagai peneliti, pernah menduduki jabatan seperti: Kepala Balai Penelitian Agama dan Kemasyarakatan (Balitamas Jakarta), kini Balai Litbang Agama Jakarta (BLAJ); Sekretaris Badan Litbang dan Diklat; Sekretaris Ditjen Bimbaga Islam; adalah juga salah seorang inspektur di Itjend. Selama 17 tahun ngayahi tugas sebagai Ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) DKI Jakarta; Pengurus MUI DKI; pengurus KODI DKI; Sekretaris Islamic Center DKI, dan Asosiasi Islamic Center se Indonesia. Pernah menjadi Dekan Fakultas Agama Islam dan Calon Rektor Universitas Islam 45 Bekasi.

Pengalaman jabatan itu tak dibiarkan lewat begitu saja, karena merupakan palajaran terbaik tentang bagaimana menggerakkan diri dan orang lain, untuk menjadi lebih produktif inovatif. Diperkaya dengan pengalaman perkuliahan di Perguruan Tinggi, terutama bidang ilmu-ilmu sosial (S-2 Antropologi UI) dan di Leiden Belanda, beliau kemudian mendirikan Pesantren Entrepreneur Kiai Demak Purwakarta.
Muhibah Akhir Tahun ini, Pengurus Daerah MES Kota Bekasi langsung diterima oleh pendiri, pengelola/pengasuh, ustadz/ustadzah dan sekaligus santri. Setelah mendapat yang penjelasan tentang konsep dan beberapa hal mendasar yang diimplementasikan di Pesantren Kiai Demak. Pengurus MES Kota Bekasi diajak keliling pesantren, untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana yang dimiliki Pesantren mulai dari masjid, asrama putri, ruang kelas, perpustakaan, asrama putra, kebun agribisnis dan vila (laboratorium entrepreneur) yang bisa disewa Masyarakat.
Pesantren Entrepreneur Kiai Demak ini, tidak hanya memberdayakan para santri tetapi juga memberdayakan Masyarakat di sekitar pondok. Ini menunjukan bahwa pesantren memiliki komitmen dan kepedulian terhadap umat. Pemberdayaan itu menyiapkan dan meningkatkan kapasitas Masyarakat dalam hal wawasan ilmu pengetahuan, keahlian dan keterampilan untuk menciptakan peluang dan menentukan masa depan mereka yang berdampak meningkatnya kesejahteraan mereka.
Pesantren yang diresmikan bertepatan dengan perayaan Isrsk Mikraj 17 Rajab 1439 H ini bertekad melanjutkan perjuangan dalam mencetak penghafal Al-Quran (hafiz) yang memiliki jiwa mandiri. Motto sekaligus misi Pesantren Entrepreneur Kiai Demak adalah menggapai kesuksesan dunia akhirat. Sebagai upaya konkret guna mewujudkan keseimbangan intelektual dan spiritual.
Setelah melihat kondisi dan sumber daya yang dimiliki Pesantren, ada beberapa peran yang penting untuk ditindaklanjuti dalam upaya mengembangkan sinergi dan kolaborasi antara MES Kota Bekasi dengan Pesantren Entrepreneur Kiai Demak Purwakarta.
Sebelum pulang rombongan MES Kota Bekasi dijamu makan siang dan yang menarik dan mengesankan rombongan disuguhi Durian matang pohon yang tumbuh di lingkungan pondok. Kita doakan agar Pondok Entrepreneur Kiai Demak ini berkembang dengan pesat di hari-hari mendatang sebagai Upaya nyata dalam mencerdaskan umat melalui menciptakan sumber daya manusia yang mumpuni dalam menjawab tantangan. (admin-mes)

