MES Kota Bekasi; Gelar Sosialisasi Sukuk Ritel-021;  Ikhtiar Mempercepat Literasi Bisnis Berbasis Syariah

Bekasi—meskotabekasi.org— Pemerintah sedang menawarkan Sukuk Ritel SR021 yang dapat memberikan potensi imbal hasil mencapai 6,45% dalam satu tahun. Imbal hasil dikirimkan setiap bulan dan pembayarannya dijamin oleh Undang-undang sehingga investor bisa menunggu imbal hasil dan jatuh tempo dengan tenang.

Untuk mengenal lebih jauh dengan instrumen Sukuk Ritel seri terbaru di Sekolah Pasar Modal SR021, MES Kota Bekasi bersama Kementerian Keuangan dan #tanamduit menggelar acara Sosialisasi Sukuk Ritel 021 pada 12 September 2024 di RM Wulansari Kota Bekasi dengan diikuti peserta dari kalangan pengurus MES Kota Bekasi, Pengusaha da n UMKM se-Kota Bekasi.

Sukuk Ritel SR021 adalah seri terbaru Surat Berharga Syariah Negara yang memberikan potensi imbal hasil menarik serta likuid, karena bisa diperdagangkan di pasar sekunder. Dengan kemungkinan suku bunga acuan turun, harga SR021 di pasar sekunder berpotensi naik dan investor bisa mendapatkan capital gain bila membelinya saat masa penawaran 23 Agustus – 18 September 2024.

“Sukuk Ritel seri SR021 adalah jenis surat berharga negara (SBN) yang dirilis oleh Pemerintah RI dengan dua tenor, 3 tahun (SR021-T3) dan 5 tahun (SR021-T5), serta hasilnya lebih tinggi daripada deposito” demikian diungkap oleh Muhammad Hanif, Co Funder & Director Business Development #tanamduit.

Lebih lanjut Hanif menjelaskan bahwa keuntungan dari SR-021 ini adalah (a) Kupon 6,35% (T3) & 6,45% (T5)/tahub, tertinggi sejak 2020 (b) modal investasi akan 100% dikembalikan saat jatuh tempo (c) imbal hasil tetap (fixed rate), tidak akan Berubah di segala situasi (d) pajak hanya 10%, lebih rendah dari deposito (e) tradable, dapat diperjual-belikan Kembali mulai 11 November 2024 (f) sumber passive income terbaik sebelum suku bunga turun.

Sementara itu Dr. Abdul Khoir, Ketua Umum MES Kota Bekasi menegaskan bahwa  lahirnya MES di Kota Bekasi memiliki visi untuk membantu mempercepat literasi bisnis berbasis syariah. Dengan kata lain kehadiran MES di Kota Bekasi ini akan membangun dan mengembangkan usaha-usaha yang berbasis syariah.

Lebih lanjut, Khoir menekankan bahwa “Surat Keputusan dari Pengurus Pusat MES telah terbit dan MES Kota Bekasi belum dilantik (saat ini baru persiapan) tetapi kita sudah menjalankan beberapa program-program unggulan MES Kota Bekasi seperti Inisiasi Pendirian Pasar Syariah di Kota Bekasi, Festival Nasi Uduk, Membantu Sertifikasi Halal bagi UMKM, Festival Ekonomi Syariah, dan inisiasi wisata ramah muslim.” Ujarnya

Kegiatan seperti ini, melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi dari beragam media komunikasi yang digunakan, maka pemerintah akan terbantukan dan cukup optimistis untuk mendatangkan tidak hanya investor existing, namun juga investor baru akan banyak berpartisipasi dan membeli SR021.

Sementara itu, perwakilan dari Direktorat Pembiayaan Syariah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Ali menerangkan bahwa SBSN Ritel diterbitkan sebagai salah satu upaya Pemerintah dalam melakukan diversifikasi sumber dan pemenuhan target pembiayaan pembangunan melalui APBN. Sehingga, diharapkan dapat memperkuat ketahanan keuangan negara di tengah dinamika kondisi ekonomi domestik dan global. Lebih jauh, SBSN juga diharapkan dapat menjadi katalis perkembangan keuangan syariah di Indonesia. Sebagai salah satu negara berpenduduk mayoritas muslim, kehadiran instrumen berbasis syariah merupakan suatu kebutuhan. Bagi investor, Sukuk Negara menghadirkan alternatif investasi yang memenuhi prinsip-prinsip syariah dengan karakter low-risk tapi return nya tetap kompetitif. Di sisi lain, Sukuk Negara tersebut dapat menjadi benchmark pengembangan produk keuangan syariah di sektor swasta. Selain itu, SBSN atau yang juga dikenal dengan sebutan Sukuk Negara, memiliki dampak yang dapat langsung dirasakan oleh masyarakat karena skema penggunaan dananya memungkinkan untuk langsung digunakan dalam pembiayaan proyek-proyek yang bersifat strategis. Diantaranya juga dirasakan oleh masyarakat Bekasi berupa revitalisasi beberapa stasiun KRL serta pembangunan double-double track hingga stasiun Cikarang yang dapat mempercepat mobilitas serta produktivitas masyarakat Bekasi. Oleh karena itu, diharapkan SBSN dapat semakin berperan penting dalam proses pembangunan di masa mendatang mengingat keuntungan yang diberikan tidak hanya dirasakan oleh investor yang membeli Sukuk Negara tersebut, namun juga masyarakat luas bahkan hingga generasi mendatang. (ht)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *