{"id":643,"date":"2026-07-16T06:05:57","date_gmt":"2026-07-16T06:05:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/?p=643"},"modified":"2026-07-16T06:05:57","modified_gmt":"2026-07-16T06:05:57","slug":"proakif-bukan-sekadar-berinisiatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/?p=643","title":{"rendered":"Proakif Bukan Sekadar Berinisiatif"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bekasi\u2014meskotabekasi.org\u2014 <\/strong>Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia dahulu UNISMA) menggelar Seminar Kewirausahaan pada Kamis (16\/7) di Gedung I Lantai 3 UM Indonesia dengan menghadirkan ibu Ira Dyah Loka Mandayani, Owner Ledefia Cake &amp; Bakery, Owner Sinergi Indonesia Consulting, Ketua Olsa Mart PaDi UMKM Bekasi, Sekretaris APJI DPC Kota Bekasi, Dewan Pembina Ikatan Muslimah Inspiratif Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ira membuka presentasinya dengan mengkutip pandangan Robert (Bob) Resnick, Ph.D, seorang psikolog klinis dan psikoterapis terkemuka asal Amerika Serikat. Walau beliau tidak secara khusus menulis buku berjudul &#8220;proaktif&#8221;. Namun, konsep proaktifnya yang terkenal mendasari teori <strong>E + R = O (Event + Response = Outcome)<\/strong> yang dipopulerkan oleh Jack Canfield di mana<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>E (Event \/ Peristiwa)<\/strong>: Hal-hal yang terjadi dalam hidup di luar kendali Anda (cuaca, ekonomi, atau tindakan orang lain).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>R (Response \/ Respon)<\/strong>: Reaksi, pilihan, dan tindakan Anda terhadap peristiwa tersebut. <em>Ini adalah satu-satunya hal yang sepenuhnya dapat Anda kendalikan.<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><strong>O (Outcome \/ Hasil)<\/strong>: Hasil akhir yang Anda dapatkan. Hasil ini sangat bergantung pada bagaimana Anda merespon suatu peristiwa.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda menyalahkan peristiwa (<em>E<\/em>) atas hasil yang buruk (<em>O<\/em>), Anda bertindak pasif. Untuk menjadi proaktif menurut prinsip ini, Anda harus mengambil 100% tanggung jawab dan mengubah respon Anda (<em>R<\/em>) agar mendapatkan hasil (<em>O<\/em>) yang Anda inginkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDengan kata lain, Proakif itu bukan sekadar berinisiatif, tetapi 100% bertanggung jawab memilih Reponse (pikiran, sikap, tutur kata &amp; tindakan) terbaik dalam menghadapi kejadian terburuk sekalipun\u201d tandas Owner Ledefia Cake &amp; Bakery ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Penerapan &nbsp;rumus <strong>E + R = O<\/strong> dari Dr. Robert Resnick ini merupakan fondasi mental yang sangat kuat untuk seorang wirausahawan. Dunia bisnis penuh dengan ketidakpastian, dan rumus ini mengubah cara pandang Anda dari seorang korban keadaan menjadi seorang pemenang.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>E (Event\/ Tantangan Bisnis)<\/strong>: Ini adalah variabel yang tidak bisa Anda kontrol. Contohnya: inflasi naik, kompetitor banting harga, bahan baku langka, atau algoritma media sosial berubah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>R (Response\/Mental Proaktif)<\/strong>: Ini adalah ruang kendali Anda. Pengusaha sukses tidak fokus menyalahkan <em>Event<\/em>, melainkan mencari solusi, berinovasi, atau mengubah strategi pemasaran.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>O (Outcome\/Hasil Akhir)<\/strong>: Bisnis Anda bertahan, berkembang, atau justru gulung tikar ditentukan oleh kombinasi <em>E<\/em> dan <em>R<\/em> di atas.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari Resxick ini kita bisa tahu manfaat utama bagi mental seorang pengusaha, yakni (1) Menghapus Mental Korban; Anda berhenti menyalahkan ekonomi atau pemerintah saat bisnis sepi (2) Mempercepat Pivot Bisnis; Anda menjadi lebih lincah mengubah arah bisnis saat terjadi krisis pasar dan (3) Fokus pada Solusi; Energi Anda tidak habis untuk mengeluh, melainkan untuk eksekusi ide baru.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut Owner Sinergi Indonesia Consulting menegaskan bahwa untuk menjadi pengusaha haruslah mempersiapkan diri dengan PAKSA; (P)ray, kehidupan agama semakin baik, (A)ttitude, sikap yang semakin baik, (K)knowledge, semakin berpengetahuan, (S)kill, semakin terampil, dan (A)ction, bertindak semakin positif, produktif, dan kontributif.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam paparan akhirnya beliau mengajak para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Indonesia untuk bekerja dengan 8-AS, yakni Ikhlas, Keras, Cerdas, Berkualitas, Tuntas, Antusias dan Selaras.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seminar Kewirausahaan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dan dosen pengampu matakuliah Kewirausahaan di Universitas Muhammadiyah Indonesia (<strong>hd<\/strong>). &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bekasi\u2014meskotabekasi.org\u2014 Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia dahulu UNISMA) menggelar Seminar Kewirausahaan pada Kamis (16\/7) di Gedung I Lantai 3 UM Indonesia dengan menghadirkan ibu Ira Dyah Loka Mandayani, Owner Ledefia Cake &amp; Bakery, Owner Sinergi Indonesia Consulting, Ketua Olsa Mart &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":644,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","grid-sizer"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=643"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":645,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/643\/revisions\/645"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.meskotabekasi.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}